Minggu, 30 September 2012

MS-DOS



MS-DOS, singkatan dari Microsoft Disk Operating System, adalah sebuah sistem operasi yang sangat banyak digunakan oleh komputer IBM-PC atau yang kompatibel dengannya. Microsoft membuat MS-DOS sebagai sebuah sistem operasi mainstream, sebelum pada akhirnya menghentikan dukungan MS-DOS secara perlahan ketika mereka membuat sebuah sistem operasi berbasis antarmuka grafis (dikenal juga dengan sebutan GUI) untuk pasar mainstream, yang disebut sebagai Microsoft Windows.
MS-DOS dirilis pertama kali pada tahun 1981, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali Microsoft meluncurkan versi-versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000. MS-DOS merupakan salah satu kunci keberhasilan Microsoft dalam memproduksi perangkat lunak, dari sebuah perusahaan kecil pembuat bahasa pemrograman saat didirikan hingga menjadi sebuah perusahaan perangkat lunak yang seolah menguasai dunia.

SEJARAH
MS-DOS sebenarnya dibuat oleh sebuah perusahaan pembuat komputer bernama Seattle Computer Products (SCP) yang dikepalai oleh Tim Patterson--yang belakangan direkrut oleh Microsoft untuk mengembangkan DOS--pada tahun 1980 sebagai sebuah perangkat lunak sistem operasi dengan nama Q-DOS (singkatan dari Quick and Dirty Operating System), yang selanjutnya diubah namanya menjadi 86-DOS, karena Q-DOS didesain agar dapat berjalan pada komputer dengan prosesor Intel 8086. Microsoft pun membeli lisensinya dengn harga 50.000 dolar Amerika dari SCP, lalu mengubah namanya menjadi MS-DOS. Selanjutnya, saat IBM hendak meluncurkan komputer pribadi yang disebut dengan IBM PC, Microsoft pun menjual lisensi MS-DOS kepada IBM.

Pengembangan

IBM dan Microsoft selanjutnya merilis versi-versi DOS; di mana versi IBM yang langsung dibundel dengan komputer IBM PC disebut dengan "IBM PC-DOS" (singkatan dari International Business Machine Personal Computer Disk Operating System). Pada awalnya, IBM hanya menggunakan apa yang layak digunakan dari MS-DOS yang dirilis oleh Microsoft, seperti program-programnya atau utilitas yang disertakannya. Karena itulah, versi IBM selalu dirilis lebih lambat dibandingkan dengan versi MS-DOS. Tapi, MS-DOS versi 4.0 adalah versi MS-DOS pertama yang benar-benar sama seperti IBM PC-DOS, karena Microsoft sedang berkonsenstrasi untuk mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut dengan OS/2.
Microsoft, ketika melisensikan DOS kepada IBM, menandatangani perjanjian lisensi yang salah satu poinnya mengandung bahwa Microsoft boleh melisensikan MS-DOS kepada perusahaan selain IBM, dan para perusahaan tersebut dipersilakan mengubah nama MS-DOS menjadi nama yang mereka gunakan (contoh: TandyDOS, Compaq DOS, dan lainnya). Kebanyakan versi-versi tersebut tentu saja sama dengan versi yang telah dikembangkan oleh Microsoft dengan MS-DOS-nya, tapi Microsoft mulai mencabut perjanjian lisensinya sehingga para perusahaan lain harus menggunakan nama MS-DOS, bukannya nama yang telah dikustomisasi sebelumnya. Hanya IBM yang diberikan keleluasaan untuk terus menggunakan nama IBM PC-DOS, bukannya MS-DOS.
MS-DOS pun berkembang cukup cepat, dengan fitur-fitur signifikan yang diambil dari beberapa sistem operasi lainnya seperti Microsoft Xenix--salah satu varian sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh Microsoft--dan DR-DOS milik Digital Research, serta produk-produk utilitas lainnya seperti Norton Utilities dari Symantec Corporation (produk yang diadopsi seperti Microsoft Disk Defragmenter), PC-Tools dari Central Points (produk yang diadopsi seperti Microsoft Anti-Virus), manajer memori diperluas atau EMM (Expanded Memory Manager) QEMM dari Quarterdeck (produk yang diadopsi seperti EMM386), kompresi disk (atau disk compression) DriveSpace dari Stac Electronics, dan masih banyak produk yang diadopsi lainnya.
Ketika Intel Corporation memperkenalkan mikroprosesor baru yang disebut dengan Intel 80286, Microsoft dan IBM memulai proyek sistem operasi baru pengganti DOS yang disebut dengan OS/2, yang pada dasarnya adalah versi MS-DOS yang berjalan dalam modus terproteksi (protected mode). Tapi, Microsoft meninggalkan proyek OS/2 tersebut untuk memfokuskan diri pada pengembangan Microsoft Windows dan Microsoft Windows NT. Digital Research membuat sebuah antarmuka grafis yang disebut dengan GEM, tapi sangat kurang populer pada komputer IBM PC atau kompatibel. GEM ternyata mendapat pasarnya pada mesin komputer ATARI ST, tapi akhirnya disalip lagi oleh Microsoft dengan versi Windows 3.0.

Versi MS-DOS

MS-DOS versi 1.xx

Ini adalah versi awal di mana MS-DOS pertama kali diluncurkan oleh Microsoft. Isinya, tentu saja sangat primitif dan hanya berisi kerangka dasar saja: tidak ada tampilan grafik untuk mengelola berkas, tidak mendukung jaringan. Pokoknya, versi pertama DOS ini bersih dari embel-embel. Versi pertama dari DOS ini hanya mendukung IBM PC Model 5150 dan semua perangkat keras pendukungnya, seperti hanya mendukung disket single-side floppy disk dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 160K saja.
Selang kira-kira satu tahun, di mana animo masyarakat akan produk IBM PC, Microsoft pun membuat perbaikan untuk MSDOS, dan muncullah DOS versi 1.1. Sebenarnya, hal ini diakibatkan oleh IBM yang meluncurkan produk floppy disk drive baru untuk disket double-side dengan ukuran 5½ inci berkapasitas 320K. Penggunaan double-side bagi floppy disk sangatlah berpengaruh, karena media penyimpanan tersebut dapat menyimpan dua kali lebih banyak dibandingkan dengan disket floppy single-side. Jangan tertawa melihat kapasitas disket yang didukung oleh MS-DOS 1.1. Anda tidak akan mendapatkan kapasitas puluhan megabytes ataupun gigabytes. Bahkan hard disk saja masih jarang ditemui pada microcomputer, dan hanya Apple III yang memilikinya.
Setelah itu, Microsoft menampakkan diri untuk menjual MS-DOS kepada para kompetitor IBM yang membuat semacam klon IBM PC 5150. Microsoft memberinya versi 1.25. Karena didesain sedemikian rupa dengan menggunakan falsafah open-architecture, tidak seperti Apple dan Commodore maka klon terhadap IBM PC pun dapat dilakukan. Dan karena itulah IBM PC dan klon IBM PC yang kompatibel dengan IBM PC sangat sukses di pasaran. Ini merupakan kesuksesan tiga perusahaan: IBM, Intel, dan tentu saja Microsoft. Hanya saja, memang pasar IBM kala itu digerogoti oleh Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell Computer Corporation yang membuat klon IBM PC.

MS-DOS versi 2.xx

Pada awal tahun 1983, IBM meluncurkan IBM PC XT (Extended Technology), sebagai perbaikan dari versi IBM PC 5150. IBM PC XT dilengkapi dengan sebuah hard disk 10M, antarmuka masukan/keluaran berjenis serial (RS-232 atau lebih dikenal dengan antarmuka COM), RAM dengan kapasitas 128K, sebuah floppy disk drive double-side 360K dan tiga buah slot ekspansi. Tentu saja, penggunaan beberapa perangkat keras baru seperti hard disk, dan disket drive berkapasitas 360K (40K lebih tinggi dari pada versi double-side pada IBM PC 5150) membutuhkan sebuah sistem operasi, dan Microsoft tidak mengecewakan IBM. Mereka dengan sigap dan cepat merilis MS-DOS versi 2.0. Akhirnya IBM PC XT dibundel dengan IBM PC-DOS 2.0.
MS-DOS versi 2.0 memiliki banyak sekali perbaikan dari MS-DOS 1.1 yang ditujukan untuk komputer IBM PC 5150. Di antaranya adalah dukungan untuk penggunaan struktur direktori yang hierarkis (bercabang) seperti layaknya sebuah pohon yang memiliki akar (root) dan cabang (branch). Selain itu, MS-DOS 2.0 juga mendukung berbagai macam fungsi yang diadopsi dari UNIX, seperti halnya penggunaan I/O redirection (>, >>, <, <<) dan print spooler. Fitur print spooler adalah fitur yang dapat menyimpan berkas yang akan dicetak dalam sebuah memori penyangga sehingga berkas yang akan dicetak tidak langsung dicetak, melainkan disimpan terlebih dahulu. Tujuannya adalah agar proses pencetakan dapat berlangsung secara lebih cepat, dan pengguna tidak harus direpotkan untuk mencetak keseluruhan berkas jika kertasnya habis, melainkan hanya membutuhkan kertas baru dan menekan tombol resume untuk melanjutkan. Sedangkan I/O redirection berfungsi untuk melakukan fungsi input dan output yang dilakukan dari baris perintah. Selain kedua fitur yang diadopsi dari UNIX, DOS versi 2.0 juga memberikan keleluasaan kepada Anda agar dapat memasang driver untuk DOS, dengan mengintegrasikannya di dalam berkas konfigurasi CONFIG.SYS.
Ternyata, komputer IBM PC XT ini sangat sukses: bahkan kesuksesannya mencapai Jepang. Untuk mendukung bahasa Kanji Jepang, Microsoft memutuskan untuk meluncurkan MS-DOS versi 2.05.
Pada tahun yang sama, IBM meluncurkan IBM PC Jr. (dibaca: PC Junior). Sayangnya, tidak seperti kakak-kakaknya, IBM PC Jr. gagal di pasaran. Ketika diluncurkan, IBM PC Jr. memakai IBM PC-DOS 2.1.

MS-DOS versi 3.xx

IBM meluncurkan IBM PC-AT (Advanced Technology) pada musim panas 1984. komputer IBM PC AT menggunakan mikroprosesor Intel 80286 (16-bit) berkecepatan 6MHz, memori RAM berkapasitas 256K, sebuah disket drive 1.2M 5¼ inci, sebuah hard disk 20M, dan kartu video berwarna (standar CGA). Tentu saja, Microsoft sebagai partner bisnis yang mantap secara sigap mendukung peluncuran IBM PC-AT dengan juga meluncurkan versi terbaru, MS-DOS 3.0. MS-DOS 3.0 mendukung semua kemampuan yang dimiliki oleh IBM PC-AT, kecuali multi-tasking yang disediakan oleh prosesor Intel 80286 yang mampu berjalan pada protected mode tentunya.
DOS 3.0 adalah versi yang dapat mendukung fungsi jaringan, walaupun terbatas pada jaringan dengan konsep kelompok kerja (workgroup) dan terkoneksi sebagai sebuah klien pada sebuah server. Pengguna dapat menggunakan teknologi jaringan yang dibuat oleh IBM, Token Ring pada sistem operasi DOS. DOS 3.0 juga mendukung floppy disk 3½ inci low-density yang berkapasitas 720K, sedangkan DOS 3.3 mendukung floppy disk 3½ inci high-density yang berkapasitas 1.44M. Dalam DOS versi 3 juga dapat mendukung partisi pada hard disk yang memiliki kapasitas hingga 32M, 12M lebih tinggi dibandingkan dengan DOS versi 2.0.

MS-DOS versi 4.xx

Pada tahun 1988, sistem operasi dengan tampilan grafis mulai menjamur. Microsoft juga meluncurkan Windows versi 1.0 pada tahun 1985 dan Windows versi 2.0 pada tahun 1989. Pada DOS versi 4.0 ini, Microsoft membuat sebuah program shell dengan nama DOS Shell, yang memiliki tampilan seperti DOS Executive milik Windows versi 1.0. Pada saat itu, ada sebuah program shell yang juga populer yang berjalan di atas sistem operasi DOS, dengan nama Norton Commander (NC) yang dibuat oleh Peter Norton. Dengan menggunakan shell, pengguna dapat lebih mudah mengorganisasikan berkas dan arsip, dan menjalankan program, dalam satu layar saja. Selain itu, karena mouse dapat mempermudah pengoperasian komputer, DOS Shell juga dapat mendukungnya.
Versi 4.0 ini merupakan versi yang paling banyak perubahannya. Versi selanjutnya merupakan versi-versi perbaikan saja, dan berbagai tambahan utilitas.

MS-DOS versi 5.xx

IBM memang sudah tidak membuat gebrakan-gebrakan baru dalam industri mikrokomputer, karena pasar yang sebelumnya dikuasai IBM ini telah dimakan sedikit demi sedikit oleh para kompetitornya, seperti Compaq, Hewlett-Packard, dan juga Dell yang juga memproduksi mikrokomputer yang kompatibel dengan komputer IBM, karena menggunakan desain yang sama, dan juga mikroprosesor yang sama yang dibuat oleh Intel Corporation. Di sini yang sukses adalah Intel Corporation, karena mikroprosesor yang digunakan diproduksi jauh lebih banyak, akibat permintaan yang lebih banyak. Karena komputer tersebut menggunakan mikroprosesor buatan Intel Corporation, maka yang kedapatan sukses kedua adalah Microsoft dengan DOS-nya. Banyak analis yang berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh kegagalan IBM ketika mereka menjual IBM PC Jr., dan IBM P/S2 dengan arsitektur Micro-Channel Architecture (MCA). Bus MCA yang digunakan oleh IBM P/S2 tidak menggunakan konsep open-architecture sebagaimana bus ISA yang juga dibuat oleh IBM tetapi dengan open-architecture. Selain itu, kartu-kartu ekspansi yang menggunakan bus MCA memiliki harga relatif lebih mahal dibandingkan bus ISA yang saat itu banyak digunakan dan menjadi sebuah standar, sehingga memperlambat penyerapannya di pasar mikrokomputer.
IBM memang gagal memperpanjang umur IBM PC, akan tetapi Microsoft terus mengembangkan DOS dengan meluncurkan MS-DOS versi 5.0. Versi 5.0 ini dirilis pada tahun 1991, dan memiliki berbagai fitur yang jauh lebih baik, seperti halnya device driver yang dapat diinstal pada area memori di atas 640K (HMA), dengan menggunakan parameter DEVICEHIGH pada berkas konfigurasi CONFIG.SYS dan LOADHIGH pada berkas AUTOEXEC.BAT sehingga memperbanyak kemungkinan untuk menjalankan program yang membutuhkan conventional memory (memori 640K awal yang dimiliki oleh komputer) yang lebih besar.
Untuk masalah utilitas, Microsoft menambah banyak sekali utilitas dalam DOS versi 5.0 ini. Di antaranya adalah editor berkas teks ASCII yang bernama MS-DOS Editor (EDIT.COM) dan program bahasa pemrograman QuickBasic (QBASIC.EXE). Utilitas ini dimaksudkan untuk menggantikan editor yang berorientasi pada "baris per baris", EDLIN.EXE yang ada pada DOS versi 4.0 dan yang sebelumnya.
Selain editor berkas teks ASCII, Microsoft juga membuat utilitas untuk membuat makro untuk mempercepat kerja dengan komputer. Program pembuat makro tersebut dinamakan DOSKEY.COM. Ketika dimuat, DOSKEY dapat membuat makro dan mengeksekusi makro tersebut. Selain itu, dengan menggunakan DOSKEY dapat mempermudah pengetikan perintah yang sama dengan perintah sebelumnya sehingga masalah "capek mengetik" perintah yang sama berulang-ulang menjadi jauh lebih simpel dan mudah. Untuk melakukannya, pengguna dapat menggunakan tombol panah ke atas dan ke bawah. Fitur seperti ini dimiliki oleh Command Prompt pada Windows 2000/XP.
Utilitas lainnya yang juga menarik adalah UNFORMAT.EXE dan UNDELETE.EXE. Kedua utilitas tersebut sangat berguna untuk mengembalikan berkas yang terhapus dan drive yang terformat. Program UNDELETE.EXE mirip seperti halnya Recycle Bin pada Windows 95 (dan yang seterusnya), hanya saja mereka kelihatan sedikit lebih rumit dibandingkan dengan Recycle Bin yang berjalan pada Windows. Selain UNDELETE.EXE yang berjalan pada command line, pada DOS versi 5.0 ini juga terdapat utilitas MWUNDEL.EXE yang berjalan pada Windows versi 3.0, sehingga fitur Recycle Bin juga dapat ditemukan pada Windows 3.0.

MS-DOS versi 6.xx

MS-DOS versi 6.0 ini dirilis pada tahun 1993. Versi ini memiliki banyak utilitas tambahan, seperti halnya Antivirus (MSAV.EXE), Virus Protection (VSAFE.COM) yang diadopsi dari Central Point PC-Tools. Selain itu, ada juga utilitas untuk melakukan defragmentasi hard disk (DEFRAG.EXE) yang diadopsi dari Symantec Norton Utilities, utilitas untuk memeriksa hard disk dari kesalahan penempatan berkas dan kerusakan (SCANDISK.EXE) sebagai pengganti CHKDSK.EXE, dan berbagai perbaikan dari utilitas yang ada sebelumnya.
Pada MS-DOS versi 6.0 ini juga menyertakan utilitas yang dapat membuat penempatan berkas menjadi lebih efisien dengan nama DoubleSpace. Akan tetapi, sebuah perusahaan yang memiliki paten tentang hal tersebut menjadi marah sehingga menuntut Microsoft ke meja hijau. Microsoft pun kalah dan utilitas DoubleSpace pun dicabut dari DOS 6.20. Akhir tahun 1994, Microsoft merevisi DOS 6.20 dengan utilitas serupa tetapi tidak melanggar paten orang lain dengan nama DriveSpace. MS-DOS ini adalah MS-DOS versi 6.22.

MS-DOS versi 7.xx

MS-DOS versi 7.0 ini dirilis hanya beberapa bulan sebelum Microsoft meluncurkan Windows 95, sebuah versi Windows yang benar-benar independen dari MS-DOS. Sebenarnya, Windows 95 tidaklah benar-benar 100% bebas dari MS-DOS, hanya saja memang beberapa fungsionalitas yang sebelumnya ditangani oleh kernel MS-DOS, sekarang ditangani oleh Windows. Berkas MSDOS.SYS yang pada versi-versi sebelumnya adalah berkas biner (program), sekarang hanya berkas teks biasa, yang berisi tentang proses booting komputer saja, dan berbagai macam baris berisi “xxx” dengan fungsi yang tidak jelas.
Tidak banyak peningkatan yang terjadi pada DOS 7.00 ini karena beberapa fungsi yang telah dipindahkan ke Windows 95. Windows 95 adalah sebuah versi Windows dengan tambahan Win-32 API dan desktop yang didesain ulang. Windows 95 memiliki pusat kontrol dari tombol Start Menu pada pojok kiri bawah layar monitor Anda. Ketika baru beredar 2 bulan, konon Microsoft mendapatkan untung sangat besar sekali, karena Windows 95 telah terjual hingga lebih dari 7 juta kopi.
Ketika Microsoft meluncurkan Windows 98, Microsoft juga merevisi DOS menjadi versi 7.10 dengan dukungan untuk sistem berkas FAT32 yang jauh lebih efisien daripada sistem berkas FAT16. Fungsionalitas yang dimiliki MS-DOS 7.10 pun banyak dipangkas. Hasilnya, pada akhir tahun 1999, Microsoft meluncurkan versi Windows baru, dengan nama kode Georgia (Windows Millennium Edition) yang benar-benar tanpa DOS!
Sebenarnya, sistem operasi yang benar-benar tanpa DOS pernah dibuat oleh Microsoft sebelumnya dengan Windows NT, hanya saja Windows NT ditujukan untuk kalangan minicomputer, server jaringan, mainframe, dan juga workstation. Penggunaannya yang rumit menjadikannya sangat sulit diadopsi oleh para pemula di bidang komputer.
sumber:wikipedia

KOffice 2.0, Pesaing Baru Microsoft Office dan OpenOffice


Pernah mendengar KOffice?
KOffice sebuah software terbaru yang akan menjadi pesaing juara pencipta aplikasi kantoran, Microsoft Office dan OpenOffice. KOffice ini telah dirilis dalam evrsi 2.0 di Kamis (28/5) kemarin. Peluncuran ini ditujukan untuk developer, tester dan adopter dari team pengembangan Koffice, dan belum akan diproduksi lebih lanjut. Sementara itu, KOffice 1.6, software productivity suite sebelumnya dirilis untuk KDE, memiliki beberapa kelemahan di bagian fiturnya. Team  pengembang KOffice ini telah menambahkan fitur yang hilang di versi KOffice tersebut sebelumnya, untuk diaplikasikan di versi 2.1 atau 2.2 ini.
Aplikasi KOffice ini merupakan produk open source, yang terdiri dari KWord word processor, KSpread spreadsheet calculator, KPresenter presentation manager, KPlato project management software, Karbon vector graphics editor dan Krita raster graphics editor. Sedangkan untuk aplikasi pembuatan chart dapat dibuat dalam Kchart, dimana chart dapat dibuat sebagai plugin untuk dipasang di seluruh aplikasi KOffice. Hal yang menarik dari KOffice ini bahwa semua aplikasi di dalamnya  terintegrasi dengan baik satu sama lain. “Sebagai contoh, Kword dapat ditempeli dengan grafis bitmap, di Krita dapat ditempeli grafis vector dan Karbon dapat ditempeli chart.” ungkap team pengembang.
Setiap aplikasi baru dalam KOffice telah support dengan layout GUI untuk display yang lebar. Tool sidebar dapat dikeluarkan seperti tampak di Windows atau disembunyikan.  Aplikasi software open source KOffice 2.0 ini menggunakan Open Document Format (ODF) sebagai format file-nya untuk memastikan bahwa dokumen yang bekerja di dalamnya, juga dapat dibuka di OpenOffice dan MS Office.
Software KOffice 2.0 ini akan hadir di system operasi Linux dengan KDE atau GNOME seperti di system Windows dan Macintosh. Untuk KOffice versi Solaris juga akan dirilis segera. Team pengembang KOffice 2.0 ini akan merilis versi tiga maintenance software ini di bulan Juni, Juli dan September untuk versi 2.0 ini, dan kemudian meluncurkan finalnya di 21 Oktober.(h_n)

KSpread dan StarOffice Calc


Apa itu StarOffice?

StarOffice adalah suatu program aplikasi perkantoran yang mengintegrasikan beberapa program aplikasi yang paling sering dibutuhkan dan digunakan untuk melaksanakan kegiatan kantor sehari-hari. Program aplikasi StarOffice dapat digunakan untukmembuat dokumen, baik itu surat-menyurat maeupun pembuatan naskah seperti laporan , skripsi, artikel, proposal, brosur, buku, dan lain-lain, menganalisa data, mendesain presentasi dari hasil kerja atau produk, membuat halaman web, berkomunikasi dengan sesama pengguna melalui e-mail, sampai pembutan jadwal kerja.

Pada dasarnya StarOffice sama dengan open office yang dibuat oleh perusahaan Sun Microsystem dan microsoft Office dari microsoft . StarOffice dapat di download secara gratis tanpa harus membayar lisensi ke Sun Microsiystem.


Dibawah ini akan saya uraikan sekilas tentang KSpread dan StarOffice Calc.

1. KSpread
awam-kspreadKSpread adalah aplikasi pengolah angka yang bersifat open source dan multiplatfrom. Open source itu artinya kita mendownloadnya dapat secara gratis. Multiplatfrom itu artinyadapat di aplikasikan kedalam berbagai macam sistem operasi aplikasi seperti LINUX, SOLARIS, UNIX, WINDOWS, dan lain lain. KSpread di keluarkan bersama-sama dengan aplikasi sepaket lainnya(KOffice). jika anda ingin lanhsung saja download di www.koffice.org.
Keunggulan/fitur-fitur yang dimiliki yt:
  • Dapat menggunakan banyak tabel dalam lembar kerja dan dalam satu dokumen tentunya
  • Ada banyak template
  • Punya banyak format grafik
  • Ada header and footer
  • Punya lebih dari 100 fungsi
  • Mengurutkan data
  • Mengecek validasi sel data
  • Hyperlink

  • Pengaturan baris dan kolom
  • Pengaturan sel
  • Dan lain lain
2. StarOffice Calc
20ooocalcStarOffice Calc adalah aplikasi yang bersifat multiplatfrom sama seperti KSpread di atas. Kelebihan dari StarOffice Calc adalah kemampuannya untukmengenali dan meng klarifikasi data yang di tempatkan di lembar kerja dan membantu pengguna’nnya untuk membuat grafik dari data trsebut. Aplikasi ini juga dapat di konversikan kedalan bentuk dokumen Microsoft Excel.
Keunggulan/fitur-fitur yang dimiliki yt:
  • Dilengkapi dengan275 fungsi dan formula yang dapat dibuat sendiri oleh pengguna
  • Function Wizard untuk membantu menambahkan rumus rumus yang sulit
  • Sekenario “What If” untuk melakukan perhitungan dengan sekenario
  • Natural Language Formulas untuk pendefinisian rumus menjadi lebih intuitif dan lebih mudah di komunikasikan
  • Data pilot Tables untuk mengekstrak dan menyimpulkan data dari kumpulan data yang ada
  • Data manipulation and presentation untuk mangatur dan mengelola data serta menampilkannya dalam bentuk grafik
  • Chart untuk menampilkan data dalam bebntuk grafik sesuai dengan format yang di inginkan pengguna
  • Marco untuk membuat perintah sendiri di Calc

Sistem Operasi Sun Solaris



·       
Sun Solaris adalah sebuah sistem operasi keluarga Unix yang dikembangkan oleh Sun Microsystems Inc. Sun Microsystem menggantikan Sun OS sebelumnya yang telah ada pada tahun 1992. Sekarang Solaris lebih dikenal dengan nama Oracle Solaris, sejak kepemilikannya digantikan oleh Oracle Coorporation pada Januari 2010. OpenSolaris adalah Sun Solaris yang di open-source kan di bawah lisensi CDDL (Common Development and Distribution License). Sun Solaris bisa dijalankan di atas prosesor yang berspek x86,x64, SPARC dan dan server dari Sun serta vendor lainnya , dengan dilakukan upaya untuk port ke platform tambahan Solaris terdaftar sebagai kompatibel dengan Spesifikasi Single Unix .
Solaris dikembangkan sebagai perangkat lunak, sehingga pada bulan Juni 2005 Sun Microsystem merilis sebagian besar basis kode di bawah lisensi CDDL dan mendirikan proyek sumber terbuka OpenSolaris. Setelah dilakukan akuisisi dari Sun Microsystem Sun Microsystems pada bulan Januari 2010, Oracle memutuskan untuk menghentikan distribusi OpenSolaris dan perkembangan sistemnya. Namun setelah Solaris 11, Oracle akan mulai program mitra teknologi kembali dengan nama Oracle Technology Network ( OTN ) dimana memberikan akses serta izin dalam pengembangannya.
  • Sejarah Sun Solaris
Pada tahun 1987, AT&T dan Sun mengumumkan bahwa mereka bekerjasama dalam proyek menggabungkan varian Unix yang paling popular di pasaran pada waktu itu yaitu : BSD, System V, dan Xenix. Sehingga terbentuklah Unix System V Release 4 (SVR4). Pada tanggal 4 September 1991, Sun mengumumkan bahwa mereka akan menggantikan Unix yang dikembangkan dari BSD, SunOS4, berdasarkan SVR4. Secara Internal hal tersebut diidentifikasi sebagai SunOS5, akan tetapi nama baru yang diperkenalkan ketika dipasarkan adalah Solaris 2. Meskipun SunOS 4.1.x mikro retroaktif diberi nama Solaris 1, nama Solaris hampir digunakan untuk merujuk SRV4 SunOS 5.0 yang dikembangkan pada kemudian hari. Pembenaran mengenai nama baru tersebut tidak hanya mencakup SunOS saja, akan tetapi juga pada OpenWindows graphical user interface dan Open Network Computing (ONC) secara fungsional. SunOS versi minor dirilis oleh Solaris, seperti misalnya Solaris 2.4 yang digabung dengan Sun OS 5.4. Setelah Solaris 2.6, Sun menghilangkan angka 2 di depan versinya. Sehingga Solaris 7 digabungkan dengan SunOS 5.7 dan SunOS 5.10 dirilis terbaru membentuk inti dari Solaris 10.
  • Penggunaan Sun Solaris
Sun solaris Dapat digunakan dengan atau tanpa melakukan installasi langsung pada perangkat yang akan digunakan baik itu jaringan fisik, dekstop ataupun server.
1. Penggunaan dengan melakukan instalasi
Solaris dapat diinstal dari media fisik ataupun jaringan yang digunakan pada desktop atau server. Solaris dapat diinstal secara interaktif dari konsol teks pada platform tanpa tampilan video dan mouse. Hal ini mungkin dipilih untuk server, dalam tatanan, di dalam remote pusat data, dari terminal server atau bahkan dial-up modem. Solaris juga dapat diinstal secara interaktif dari konsol grafis. Hal ini bisa dipilih untuk workstation pribadi atau laptop, di lokal area, dimana konsol biasa digunakan. Solaris secara otomatis dapat diinstal melalui jaringan. Administrator sistem dapat mengkustomisasi instalasi dengan script dan file konfigurasi, termasuk konfigurasi dan instalasi otomatis dari perangkat lunak third-party, tanpa membeli tambahan perangkat lunak . Ketika Solaris terinstal, sistem operasi akan berada pada sistem yang sama dimana instalasi dilakukan. Aplikasi secara individual diinstal pada sistem lokal, atau dapat dipasang melalui jaringan dari remote sistem.
2. Penggunaan Tanpa Melakukan Installasi
olaris dapat digunakan tanpa menginstal sistem operasi secara terpisah pada desktop atau server. Solaris dapat ditukarkan dari sebuah remote server yang menyediakan tampilan OS dalam keadaan sediktnya ketersediaan cakram, atau dalam keadaan dimana internal cakram hanya digunakan sebagai tempat swap. Dalam konfigurasi ini maka sistem operasi masih dapat berjalan secara lokal dalam sistem. Aplikasi dimungkinkan ataupun tidak dimungkinkan berada pada lokal area ketika aplikasi dijalankan. Hal tersebut mungkin dipilih untuk area bisnis dan lembaga pendidikan dimana pengaturan awal yang cepat diperlukan ( workstation dapat digulirkan dari loading dock, alamat MAC yang teregistrasi pada pusat server, terpasang, dan digunakan secara lebih cepat) atau penggantian secara cepat diperlukan ( apabila terjadi kegagalan pada desktop perangkat keras, sebuah workstation baru ditarik dari closet, dipasang, dan pengguna dapat melanjutkan pekerjaannya pada tahap terakhir pengerjaannya disimpan.. Aplikasi, Sistem Operasi, Window Manager dan memberikan grafis berjalan pada satu atau lebih remote sistem. Administrator dapat menambahkan sebuah akun pengguna untuk sistem utama Solaris, diletakkan pada desktop, dan pengguna dapat memulai kerja secepatnya. Apabila terdapat kegagalan perangkat keras, maka hal tersebut dapat ditukarkan dan pengguna dapat melanjutkan pekerjaannya dari titik poin kegagalan, apakah pekerjaan tersebut masih dapat disimpan.

Pengertian Linux

Pengertian Linux

Akhir-akhir ini saya ingin sekali membuat artikel, namun karena keterbatasan waktu untuk online karena di sibukan ujian semester yang harus saya hadapi makanya saya harus mengurangi waktu untuk blogwalking ke tempat kawan sekalian, jadi dengan muka malu saya hanya dapat berterima kasih kepada kawan yang telah setia selalu meluangkan waktu untuk mampir diblog saya,dan meminta maaf karena saya jarang mambir balik ke blog kawan sekalian.
Untuk itu kali saya akan memberikan sebuah artikel yang sebelumnya telah saya pelajari dalam mata kuliah praktikum. mudah-mudahan dapat menambah pengetahuan kawan sekalian .

saya akan menjelaskan tentang linux, Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia. sebagai proyek pertama dimulai tahun 1991, Torvalds menulis Linux, disebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC.kemudian barulah pada tanggal 14 Maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.

Linux merupakan clone dari UNIX yang telah di- port ke beragam platform, Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC, dsb. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.Linux termasuk sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License). Linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: jaringan, pengembangan software, dan sebagai end-user platform. Selama ini Linux menjadi sistem operasi yang menjadi banyak perhatian karena kecanggihan dan harganya yang relatif murah dibanding dengan sistem operasi yang lain.Linux mendukung banyak Perangkat keras Komputer, dan telah digunakan di dalam berbagai peralatan dari Komputer pribadi, Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded System) (seperti Telepon Seluler Ponsel dan Perekam Video pribadi Tivo).

Istilah Linux atau GNU/Linux (GNU) juga digunakan sebagai rujukan kepada keseluruhan distro Linux (Linux distribution), yang didalamnya selalu disertakan program-program lain yang mendukung sistem operasi ini. Macam-macam distribusi Linux antara lain: Stackware, Debian, RedHat, S.u.s.e., Caldera, dan Turbo Linux. Macam-macam distribusi Linux ini akan dibahas lebih mendalam pada “Distro Pada linux”.

Linux didalamnya selalu disertakan program-program lain yang mendukung sistem operasi ini. Contoh program-program tersebut adalah Web Server, Bahasa Pemrograman, Basis Data, Tampilan Desktop (Desktop Environment) (seperti GNOME dan KDE), dan aplikasi/ software perkantoran (office suite) seperti OpenOffice.org, KOffice, Abiword, Gnumeric, dan lainnya.

SQLite3 Simple Tutorial

SQLite3 Simple Tutorial

Main Travian dan dapatkan teman!!
SQLite merupakan salah satu produk database yang saya suka dan paling sering saya pakai. sesuai dengan namanya, lite. selain itu, sifatnya yang serverless dan portable(file based) membuat ia menjadi pilihan kebanyakan developer aplikasi database. proses deployment menjadi serderhana, tidak perlu setup server oriented database, just create and go!
okay, langsung saja, berikut ini saya tuliskan sedikit tutorial dasar menggunakan SQLite ver.3, diantaranya bagaimana melakukan pembuatan database, pembuatan, dan penghapusan tabel, melakukan dump database ke ASCII file dengan menggunakan sqlite console.
dan satu lagi, bila anda pecinta windows, saya kasih link download SQLite3 Administrator, sebuah software mirip MySQL query brwser atau SQLYog, yang mudahkan anda dalam manajemen database di sqlite. (menyusul)
create Database:
$ sqlite3 namadatabase
list Table:
.tables
create Table:
BEGIN TRANSACTION;
CREATE TABLE sqlite_master (
type TEXT,
name TEXT,
tbl_name TEXT,
rootpage INTEGER,
sql TEXT
);
COMMIT;

drop Table:
BEGIN TRANSACTION;
DROP TABLE t1;
COMMIT;

insert Data into table:
INSERT INTO t1 VALUES(NULL,123);
Select data:
SELECT name FROM
(SELECT * FROM sqlite_master UNION ALL
SELECT * FROM sqlite_temp_master)
WHERE type=’table’
ORDER BY name

multiple Transaction:
BEGIN TRANSACTION;
CREATE TEMPORARY TABLE t1_backup(a,b);
INSERT INTO t1_backup SELECT a,b FROM t1;
DROP TABLE t1;
CREATE TABLE t1(a,b);
INSERT INTO t1 SELECT a,b FROM t1_backup;
DROP TABLE t1_backup;
COMMIT;

menggunakan sqlite console? gampang, tinggal buka terminal anda dan ketikkan seperti berikut:
$ sqlite3
SQLite version 3.3.8
Enter “.help” for instructions
sqlite> .help

untuk convert sqlite database ke ASCII file bisa gunakan perintah berikut:
$ echo ‘.dump’ | sqlite3 ex1 | gzip -c >ex1.dump.gz
untuk me-rekonstruksi alias import database, gunakan perintah berikut:
$ zcat ex1.dump.gz | sqlite3 ex2
atau, anda lebih suka menggunakan text format file? kemudian ingin mengimport file tersebut ke postgresql? gampang, ikuti saja perintah berikut:
$ createdb ex2
$ sqlite3 ex1 .dump | psql ex2

anda menginginkan debugging sqlite3? lakukan perintah berikut:
sqlite> .explain
sqlite> explain delete from tbl1 where two<20;

semoga membantu ya..

Gambas

Gambas

beajar gambas,download, tutorial gambas, belajar pemrograman gambas

Written By UNIT F on Sabtu, 09 Juli 2011 | 10:23

Gambas adalah bahasa pemrograman untuk Linux dengan mensimulasi kemudahan VB (Visual Basic) dan VB sendiri yang juga merupakan salah satu pemrograman Visual untuk Windows yang berorientasi pada BASIC.G



 BASIC sendiri , adalah singkatan dari Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code yang berarti sebuah kelompok bahasa pemrograman tingkat tinggi.BASIC memiliki arti “kode instruksi simbolis semua tujuan yang dapat digunakan oleh para pemula”.
Memang, istilah “Bahasa BASIC” di sini juga bisa diartikan menjadi bahasa untuk pemula, atau dengan kata lain, disebut sebagai bahasa dasar, tapi hal tersebut dirasa kurang tepat, mengingat BASIC dapat juga digunakan oleh para pemrogram ahli.
Pencipta dari gambas adalah seorang pria (*skali-kali kenapa nggak cewek ya?) kewarganegaraan Prancis bernama Benoit Minishi, dan gambas ini diliris sejak tahun 1999.
Walaupun source codes Gambas tidak sama dengan Visual Basic,
tapi ia adalah sebuah BASIC Interpreter dengan objek-objek yang istimewa.
Hal ini membuat Gambas sebagai pilihan yang baik bagi pengguna Linux dengan memanfaatkan pengetahuan pemrograman VB diatas landasan GNU yang bebas.
nah bagi kamu yang ingin belajar gambas saya punya tutorialnya yang bisa kamu download disini